Wanita, menurut kacamata saya, memiliki banyak karunia dari Tuhan
yang Maha Kuasa. Hati yang lembut, tangan yang halus, rahim yang kokoh,
air susu yang esensial, intuisi yang kuat, dan perawakan yang mempesona.
Namun, begitulah Tuhan. Ia memberikan karuniaNya satu paket dengan
tantangan yang muncul karena karunia-karunia tersebut. Jika wanita mampu
menghadapi tantangan itu, maka ia akan menjadi wanita yang kuat dan
berkualitas. Namun, jika tidak mampu, maka ia tidak akan berdaya guna.
Wanita, dengan berbekal segala karunia yang dilimpahkan oleh Tuhan,
akhirnya memiliki tantangan dan peran penting dalam segala aspek
kehidupan. Pun, wanita sebenar-benarnya memiliki peran strategis dalam
pembangunan bangsa dan negara. Peran strategis ini diejawantahkan secara
jangka panjang dalam bentuk pembangunan keluarga dan generasi yang
unggul. Tanpa mengesampingkan peran pria dalam membangun generasi
bangsa, tidak bisa dipungkiri bahwa wanita merupakan agregat yang paling
dekat dengan fungsi pengasuhan, perawatan, dan pendidikan informal bagi
anak.
Bahkan, sebelum sperma membuahi sel telur, wanita memiliki tanggung jawab untuk menjaga kesehatannya secara holistik agar rahim dan seluruh jaringan dalam tubuhnya berkonspirasi untuk membentuk janin yang sehat. Setelahnya, wanita dengan segala daya menjaga janin yang dititipkan Tuhan dalam rahimnya sampai akhirnya harus menanggung perih fisik dan psikis dari proses persalinan. Setelahnya, wanita masih memiliki peran penting untuk memberikan air susu terbaik bagi bibit unggul bangsa. Setelahnya, wanita dibantu dengan suami, memiliki peran besar untuk menjalankan tugas asah, asih, dan asuh bagi anak hingga lahirnya generasi emas bangsa Indonesia tidak berhenti di angan-angan saja-saja.
Maka dari itu, esensi peran wanita dalam mengisi kemerdekaan bukan isapan jempol belaka. Wanita Indonesia benar-benar harus meningkatkan kualitas dirinya agar roda pembangunan bangsa semakin cepat bergerak. Wanita Indonesia harus siap menghadapi segala tantangan yang ada di depan!
Ingat bahwa Allah telah menitipkan masa depan bangsa melalui tangan-tangan kita, wahai wanita Indonesia. Jangan sia-siakan apapun yang Allah titipkan :)
Semoga wanita Indonesia semakin merdeka dari kebodohan! Dirgahayu Indonesia!
Bahkan, sebelum sperma membuahi sel telur, wanita memiliki tanggung jawab untuk menjaga kesehatannya secara holistik agar rahim dan seluruh jaringan dalam tubuhnya berkonspirasi untuk membentuk janin yang sehat. Setelahnya, wanita dengan segala daya menjaga janin yang dititipkan Tuhan dalam rahimnya sampai akhirnya harus menanggung perih fisik dan psikis dari proses persalinan. Setelahnya, wanita masih memiliki peran penting untuk memberikan air susu terbaik bagi bibit unggul bangsa. Setelahnya, wanita dibantu dengan suami, memiliki peran besar untuk menjalankan tugas asah, asih, dan asuh bagi anak hingga lahirnya generasi emas bangsa Indonesia tidak berhenti di angan-angan saja-saja.
Maka dari itu, esensi peran wanita dalam mengisi kemerdekaan bukan isapan jempol belaka. Wanita Indonesia benar-benar harus meningkatkan kualitas dirinya agar roda pembangunan bangsa semakin cepat bergerak. Wanita Indonesia harus siap menghadapi segala tantangan yang ada di depan!
Ingat bahwa Allah telah menitipkan masa depan bangsa melalui tangan-tangan kita, wahai wanita Indonesia. Jangan sia-siakan apapun yang Allah titipkan :)
Semoga wanita Indonesia semakin merdeka dari kebodohan! Dirgahayu Indonesia!
| Theme wardrobe: Red & White. Shoes: Decimal Creamy Heels Adorable Project |

No comments:
Post a Comment